35 Tahun IAPVC 2026 Taman Safari Prigen, Abadikan Cerita Satwa dan Perkuat Komunitas Fotografi Jawa Timur

Admin · 13 Sep 2026, 17:52 WIB · 12 dilihat · 3 menit baca
Bagikan:
35 Tahun IAPVC 2026 Taman Safari Prigen, Abadikan Cerita Satwa dan Perkuat Komunitas Fotografi Jawa Timur
Seluruh peserta IAPVC 2026 saat foto bersama founder dan presdir Taman Safari Indonesia II Prigen

PASURUAN (faktapasuruan) – International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026 melanjutkan rangkaian roadshow ke Taman Safari Indonesia Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada 12-13 September 2026.

Mengusung tema “From Lens to Legacy”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi fotografer, videografer, kreator, hingga komunitas fotografi untuk bertemu, berkarya dan mengabadikan cerita satwa serta konservasi melalui karya visual.

Sebelum roadshow berlangsung di Prigen, IAPVC 2026 juga menggelar Kopdar di Surabaya pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini mempertemukan komunitas fotografi dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Komunitas fotografi dari Surabaya, Malang, Sidoarjo, Pasuruan dan sejumlah daerah lainnya turut meramaikan rangkaian kegiatan di Prigen.

Selain menjadi ajang hunting foto, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang bertukar pengalaman, cerita dan perspektif antarkomunitas. Semangat kebersamaan yang menjadi karakter masyarakat Jawa Timur pun turut mewarnai kegiatan IAPVC 2026.

Selama roadshow, peserta diajak mengikuti Safari Journey di Taman Safari Indonesia Prigen. Para peserta dapat secara langsung mengabadikan berbagai aktivitas satwa dalam lingkungan konservasi.

Tantangan fotografi kemudian berlanjut melalui sesi hunting photo with models, yang mengajak fotografer menggabungkan unsur manusia dan satwa dalam sebuah cerita visual.

Kehadiran fotografer profesional sekaligus juri IAPVC 2026, Marrysa Tunjung Sari, turut memberikan wawasan kepada peserta mengenai bagaimana menghasilkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki kekuatan cerita.

Aswin Sumampau, Board Member Taman Safari Indonesia, mengatakan kehadiran IAPVC di Prigen menjadi kesempatan untuk mempertemukan komunitas fotografi Jawa Timur dengan pengalaman melihat satwa secara langsung.

“Kami ingin teman-teman fotografer yang datang ke Prigen tidak hanya mendapatkan foto yang bagus, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan cerita baru. Jawa Timur punya komunitas yang sangat beragam dan semangat kebersamaannya kuat,” ujar Aswin.

Menurutnya, Taman Safari Indonesia merasa senang dapat menjadi tuan rumah dan menyambut para peserta dengan keramahtamahan khas Jawa Timur.

IAPVC 2026 tidak hanya menawarkan pengalaman berburu karya fotografi. Kompetisi ini juga menyediakan grand prize berupa Wuling Air EV serta hadiah uang tunai jutaan rupiah bagi para pemenang.

Sejumlah kategori kompetisi yang dihadirkan antara lain Wildlife Photo Story, Wildlife Young Creator, Wildlife Short Video Story, Wildlife Roadshow Story Challenge, Wildlife Journalist Story, hingga People’s Choice Awards.

Masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mengikuti kompetisi tersebut. Pendaftaran IAPVC 2026 dibuka hingga 30 September 2026 melalui bit.ly/JoinIAPVC2026.

Setelah seluruh rangkaian kompetisi dan proses penjurian selesai, pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Melalui tema “From Lens to Legacy”, IAPVC 2026 ingin mendorong agar karya foto dan video tidak sekadar menjadi dokumentasi, tetapi mampu menjadi cerita yang menginspirasi masyarakat untuk semakin mengenal, menghargai dan menjaga satwa serta alam.

Taman Safari Indonesia sendiri telah hadir dalam dunia konservasi sejak 1980. Saat ini, Taman Safari Indonesia memiliki sejumlah destinasi konservasi dan rekreasi di Indonesia.

Perjalanan tersebut dimulai dengan dibukanya area konservasi satwa liar pertama, The Great Taman Safari Bogor, di Cisarua, Bogor, pada April 1986. Selanjutnya, Taman Safari Indonesia memperluas kiprahnya dengan menghadirkan The Grand Taman Safari Indonesia Prigen di Kabupaten Pasuruan pada Desember 1997.

Hingga kini, Taman Safari Indonesia terus mengembangkan peran dalam konservasi satwa liar, termasuk satwa endemik Indonesia dan berbagai spesies yang terancam punah.

Dengan hadirnya IAPVC 2026 di Prigen, kamera para fotografer tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan gambar yang menarik, tetapi juga diharapkan mampu merekam pesan tentang pentingnya pelestarian satwa dan lingkungan untuk generasi mendatang.

(dim)

Facebook Comments Box
12 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →