Warga Andonosari Heboh, Samping Rumah Warga Ada Goa

Admin · 10 Sep 2026, 12:53 WIB · 54 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Warga Andonosari Heboh, Samping Rumah Warga Ada Goa
Goa yang berada disamping rumah warga Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan

PASURUAN (faktapasuruan) – Warga Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, dibuat penasaran dengan keberadaan sebuah gua yang berada tepat di samping rumah Ngatimin (75). Kabar mengenai keberadaan gua tersebut semakin ramai setelah beredar di media sosial.

Sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi untuk melihat langsung keberadaan gua yang berada di sisi kanan rumah Ngatimin tersebut.

Bibir gua tampak seperti lubang dengan ukuran kurang dari satu meter. Lokasinya berada tepat di sebelah pintu belakang rumah Ngatimin. Meski lubangnya tidak terlalu lebar, orang dewasa masih dapat masuk ke dalamnya.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Dari luar, lubang tersebut sekilas terlihat seperti dibuat oleh manusia. Namun setelah dilihat lebih jauh, bagian dalam justru memperlihatkan rongga yang menyerupai gua alami.

Berdasarkan pantauan awal, ketinggian ruang di dalam gua diperkirakan sekitar satu hingga satu setengah meter, sedangkan lebarnya mencapai sekitar 2,5 hingga 3 meter. Di bagian dalam juga terlihat bekas aliran air yang diduga terbentuk secara alami, mengingat lokasi gua berada tidak jauh dari sungai.

Anang Novianto (37), salah seorang tokoh pemuda setempat yang sempat masuk lebih ke dalam, memperkirakan panjang gua tersebut mencapai sekitar enam meter.

Menurut Anang, di dalam gua juga ditemukan bekas-bekas sesaji. Ia menyebut keberadaan sesaji tersebut lazim dijumpai di sejumlah lokasi yang oleh masyarakat setempat dianggap wingit di kawasan Tengger, lereng Gunung Bromo.

“Guanya alami, bukan gua buatan seperti gua Jepang atau bunker,” kata Anang saat ditemui di lokasi, Rabu (9/9/2026).

Anang mengaku sempat berniat mengajak anaknya masuk ke dalam gua. Namun niat tersebut diurungkan karena mempertimbangkan faktor keselamatan, terutama kondisi struktur gua yang belum diketahui secara pasti.

“Meski kelihatannya (strukturnya) kuat, tapi khawatir juga kalau ambrol,” terangnya.

Selain gua yang berada di samping rumah Ngatimin, Anang menyebut terdapat satu gua lain yang lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat tersebut. Namun, ukuran gua kedua terlihat lebih kecil.

Ia belum dapat memastikan apakah kedua gua tersebut memiliki keterkaitan atau bahkan terhubung satu sama lain.

Keberadaan gua tersebut hingga kini masih menjadi perhatian warga. Untuk memastikan apakah rongga tersebut benar-benar terbentuk secara alami serta mengetahui karakteristik dan sejarahnya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang memiliki kompetensi, seperti ahli geologi atau instansi terkait.

Warga juga diimbau tidak sembarangan masuk ke dalam gua sebelum kondisi struktur dan tingkat keamanannya dipastikan, mengingat terdapat potensi longsor atau runtuhnya bagian dinding maupun atap gua.

(dim)

Facebook Comments Box
54 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →