Konsep Excitement Sirkuit dan Angkat Budaya Lokal Dalam POCARI SWEAT Run Lombok 2026

Admin · 13 Jul 2026, 12:53 WIB · 49 dilihat · 3 menit baca
Bagikan:
Konsep Excitement Sirkuit dan Angkat Budaya Lokal Dalam POCARI SWEAT Run Lombok 2026
Para peserta yang mengikuti ajang lari di POCARI SWEAT Run Lombok 2026

LOMBOK (faktapasuruan) – Gelaran berskala nasional POCARI SWEAT Run Lombok 2026 sukses diselenggarakan pada 11-12 Juli 2026 dengan menarik antusiasme luar biasa dari pelari domestik maupun internasional.

Lebih dari 9.000 pelari berbaur bersama menyelesaikan lari di Pertamina Mandalika Sirkuit Internasional yang menawarkan perpaduan pemandangan alam, kekayaan budaya Lombok, dan konsep sirkuit.

Tahun ini, POCARI SWEAT Run Lombok 2026 menyajikan konsep Ultimate Dual Experience yang membagi keseruan acara ke dalam dua atmosfer yang saling melengkapi selama dua hari pelaksanaan :

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

– 11 Juli 2026 : Dibuka dengan kegiatan Sunset Run, sambil menikmati pemandangan matahari terbenam di sirkuit. Kemudian disambung dengan penampilan kejutan Ariel NOAH yang muncul dengan mobil balap livery POCARI SWEAT menghadirkan pengalaman berbeda di sirkuit malam hari, serta ditutup dengan penampilan musik WALI.

–  12 Juli 2026 : Sunrise Run, disajikan dengan keindahan matahari terbit, dan setelah berlari disambut dengan kehangatan tradisi, dan kuliner khas lokal di garis finish.

“POCARI SWEAT Run Lombok bukan sekedar event olahraga biasa. Tahun ini, 9.200 pelari yang berasal dari 325 kota/kabupaten seluruh Indonesia berpartisipasi, di mana 72% di antaranya datang dari luar Lombok. Momentum yang bertepatan dengan musim liburan ini diperkirakan memberikan dampak perputaran ekonomi lokal yang mencapai ± 95 Miliar Rupiah,” ujar Puspita Winawati, selaku Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka.

“Kami yakin di masa liburan sekolah ini, pelari tidak hanya datang untuk berlari sendiri, namun datang bersama keluarga dan pendukungnya yang bantu mendongkrak okupansi hotel serta menggerakkan roda perekonomian daerah,” lanjutnya.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada POCARI SWEAT yang konsisten melakukan perluasan budaya berolahraga yang secara aktif menyentuh wilayah Tengah dan Timur Indonesia melalui kegiatan POCARI SWEAT Run Lombok 2026.

“Pemerintah terus mendukung inisiatif yang memotivasi masyarakat untuk hidup sehat secara merata terutama melalui konsep Sport Tourism. Lombok sebagai hub yang strategis mendekatkan pelari dari wilayah Tengah dan Timur Indonesia adalah langkah strategis untuk menghilangkan batasan geografis dalam berolahraga,” sebut Taufik Hidayat, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

Menurut Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa, penyelenggaraan POCARI SWEAT Run Lombok menunjukkan bahwa sport tourism memiliki potensi besar untuk mendorong pariwisata berkualitas di Indonesia.

“Lebih dari sekadar ajang olahraga, event seperti ini mampu menarik wisatawan, memperpanjang lama tinggal, meningkatkan okupansi hotel, menggerakkan UMKM, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal,” kata Ni Luh Puspa.

“Menurut saya, Lombok adalah unusual destination untuk berlari. Namun, penyelenggaraan POCARI SWEAT Run Lombok justru berhasil menarik animo pelari dari seluruh Indonesia, termasuk partisipasi internasional dari 21 negara. Kegiatan olahraga yang bisa dijadikan sebagai ajang untuk memperkenalkan potensi Lombok sebagai destinasi wisata dunia,” tutupnya.

(bah/dim)

Facebook Comments Box
49 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →