PASURUAN (faktapasuruan) – Sebuah majelis yang diisi seluruh lapisan masyarakat dalam sebuah pengajian yang digelar setiap Sabtu malam kian bulan semakin ramai dibanjiri warga yang hadir.
Kegiatan yang positif iji nampak langsung dipimipin oleh Gus Muhammad Qibti Ismail, yang merupakan seorang pemuda dari kalangan pondok pesantren ini, memberikan tausyiah tentang kehidupan saat ini.
Bukti bahwa majelis Sholawat Dalan Mole ini selalu berdampingan dengan masyarakat luas yaitu, pada kemarin malam pengajian tetap jalan dengan bersamaan kegiatan Kemerdekaan Republik Indonesia dilingkungan desa.
“Tadi malam tetap jalan pengajian bersamaan dengan kehidupan pemuda dalam menyambut kemerdekaan, tidak ada yang perlu ditutupi sama-sama menjalankan perbukitan positif,” kata Gus Muhammad Qibti Ismail.
Kegiatan pengajian yang berpusat di Desa Ngembe, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan telah berdiri cukup lama, dengan pengajian rutin tentang kehidupan bermasyarakat dan saling menghormati.
“Tema pengajian sangat ringan, pasalnya yang hadir dari berbagai elemen masyarakat, jadi supaya bisa dipahami apa yang dibahas,” jelasnya.
Antusiasme jamaah yang hadir menjadi semangat tersendiri bagi keberlangsungan Majelis Rutinan Sabtu Pahing. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tempat untuk bersholawat dan menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarjamaah.
Melalui Majelis Rutinan Sabtu Pahing dan Majelis Sholawat Dalan Mole, diharapkan tradisi bersholawat, mengaji, dan berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan dapat terus terjaga, dan semakin banyak jamaah yang ikut hadir serta mengambil manfaat dari setiap rangkaiannya.
(bah/dim)
