Menu

Mode Gelap
Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Indikasi Memberangus Program Bupati, Kinerja Dispendukcapil Buat Warga Bangil Geram

badge-check


					Henry Sulfianto saat menjelaskan kinerja Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan dengan nada geram Perbesar

Henry Sulfianto saat menjelaskan kinerja Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan dengan nada geram

PASURUAN (faktapasuruan) – Pelayanan publik pada kantor Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan sungguh sangat tidak relevan dan terkesan lemot serta membosankan.

Hal tersebut dilontarkan oleh Henry Sulfianto, salah satu warga Kecamatan Bangil yang mengantar anaknya untuk keperluan rekam KTP Eletronik di UPT Dispendukcapil Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Mengurus pada tanggal 5 – 6 Januari 2026 lalu, namun hingga saat ini KTP yang dimaksudkan belum tercetak tanpa adanya pemberitahuan lebih lanjut.

“Beberapa waktu lalu saya ke UPT Beji, oleh petugas diinfokan bahwa material habis dan diarahkan untuk ke Dispendukcapil untuk mempercepat prosesnya. Saat ke Dispendukcapil coba di tanyakan dengan membawa Kartu Keluarga, oleh petugas setempat malah diminta untuk ke Mall Pelayanan Publik,”ujar Ki Demang sapaan akrab Henry Sulfianto.

Lebih lanjut, jelas ini kerja yang sangat tidak relevan dan terkesan tidak sejalan dengan program Bupati Pasuruan (Mas Rusdi) yang menggaungkan pelayan publik cepat dan tepat serta adanya indikasi memberangus program Bupati.

Sejurus atas hal ini, kenapa pihak Dispendukcapil sebagai ladang sektor penerbitan KTP atau administrasi kependudukan menyerahkan semua kerjaanya ke Mall Pelayanan Publik, hal ini membuat warga harus wira-wiri mengurus administrasi kependudukannya.

“Dari UPT Kecamatan, ke Dispendukcapil, lalu ke Mall Pelayanan Publik. Bahkan kami dapat info dari warga bahwa mengurus KTP sampai 3 bulan, juga ada pula yang membayar ke oknum sebesar Rp 125 ribu agar KTPnya sehari langsung jadi,” jelas Henry dengan nada geram.

Saat hal ini coba dipertanyakan ke Tekto, selaku Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan melalui pesat WhatsApp (WA), akan tetapi centang satu dan saat ditelpon tidak diterima.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada hasil konfirmasi dari Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan.

(hen/dim)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedang Urus Administrasi, Residivis Curas Dibekuk Polisi

16 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Pemkot Pasuruan–Indomaret, 250 Balita Terima Bansos dan Layanan Kesehatan

16 April 2026 - 14:08 WIB

Stabilkan Harga, Satgas Pangan Polres Pasuruan Gelontorkan 9,6 Ton Minyakita

16 April 2026 - 12:05 WIB

Nihil Calo dan Pungli, Pemohon SIM Satpas Polres Pasuruan Kota Nyaman

16 April 2026 - 08:08 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Warung dan Rumah Warga Gempol Ludes Terbakar

15 April 2026 - 19:34 WIB

Trending di Insiden