PASURUAN (faktapasuruan) – Kriminalitas yang menyasar aset publik meresahkan warga dengan insiden pemotongan kabel tembaga milik PLN tercatat dalam bulan Desember 2025 sudah dua kali terjadi.
Seperti kejadian pemotongan kabel travo PLN yang berada di Dusun Leduk, Desa Lugowok, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan pada Jumat (25/12/2025) dini hari yang mengakibatkan lampu jalan mati.
Humas PLN Pasuruan Riang Prakoso mengungkapkan, kemarin merupakan kejadian pencurian kabel PLN yang kedua kalinya, dan perkara ini sudah di laporkan ke pihak Kepolisian.
“Kejadian ini merupakan kejadian kedua dalam kurun waktu di Bulan Desember 2025, dan kami telah membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian,” tegas Riang Prakoso, Sabtu (27/12/2025).
Riang menambahkan, dengan kejadian ini berdampak gangguan distribusi listrik kepada sejumlah pelanggan di wilayah terdampak. PLN bergerak cepat melakukan penggantian material yang hilang agar aktivitas warga tidak terganggu lebih lama.
“Setelah cek lokasi dan ditemukan aliran listrik padam di sekitar lokasi dan langsung dilakukan pemasangan kembali agar aliran kembali normal,” terangnya.
Saat ini PLN Pasuruan memperketat pantauan dilapangan dengan petugas tambahan yang keliling untuk mengawasi aset-aset vital yang rawan menjadi sasaran vandalisme.
“PLN berkomitmen untuk terus melayani pelanggan dan akan melakukan patroli rutin ke seluruh aset milik PLN,” tegas Riang Prakoso.
Perkara pencurian kabel PLN Pasuruan saat ini masih dalam proses penyelidikan dan mencari bukti-bukti baru untuk mengungkap pelaku.
(bah/dim)

Petugas dari Polsek Pohjentrek saat mengecek lokasi pencurian kabel bersama petugas dari PLN







