Pembangunan Proyek Selter Temui Titik Terang. Humas Proyek Turun Lapangan

Admin · 22 Okt 2026, 11:33 WIB · 3 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Pembangunan Proyek Selter Temui Titik Terang. Humas Proyek Turun Lapangan
Wagub LIRA Jatim Ayik Suhaya, S.H., saat memberikan keterangan didampingi Rama, humas proyek Selter

PASURUAN (faktapasuruan.com) – Ramai adanya isu kerusuhan, preman, hingga dugaan ancaman pembunuhan dalam proses pembangunan proyek Selter, yang berada di kawasan PIER, Kabupaten Pasuruan, akhirnya menemukan titik temu.

Kamis (22/10/2026), Wakil Gubernur LIRA Jawa Timur, Ayik Suhaya, S.H., mendatangi lokasi proyek Selter yang berada didalam kawasan PIER, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Kedatangan Ayik Suhaya bukan tanpa sebab, dirinya datang bersama anggotanya untuk menengahi adanya keluhan masyarakat kepada proyek yang digadang gadang dapat menyerap ribuan tenaga kerja tersebut.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Ayik mengatakan, adanya proyek pembangunan Selter diharapkan berjalan dengan lancar. Dengan adanya perusahaan baru, diharapkan dapat mendatangkan para investor dan menggenjot PAD di Kabupaten Pasuruan.

“Banyaknya perusahaan baru yang masuk di Kabupaten Pasuruan seharusnya menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Jangan ditakuti dan harus dikawal agar bisa menggenjot PAD dan menyerap tenaga kerja dari warga sekitar,” jelas Ayik.

Sementara dari perwakilan warga mengatakan, bahwa beberapa pekerja merasa ketakutan jika ada aparat penegak hukum yang ditugaskan untuk membantu mengamankan berjalannya proses pembangunan proyek berkeliling dengan membawa senjata api.

“Kami mampu berjaga tanpa senjata. Jangan diperbolehkan aparat berjaga dengan membawa senjata, apalagi laras panjang. Kami ketakutan,” jelas salah satu penjaga malam, yang dipekerjakan di lokasi proyek.

Dilokasi yang sama, Rama selaku humas proyek mengatakan, bahwa adanya aparat penegak hukum memang dimintai bantuan oleh perusahaan agar ikut membantu mengamankan, serta mengawal investor yang datang.

“Dengan adanya dugaan premanisme hingga isu kekerasan tersebut, perusahaan memang meminta bantuan dari aparat penegak hukum. Seharusnya senang sudah dibantu mengamankan, karena perusahaan sedia payung sebelum hujan,” tegas Rama.

Rama juga menegaskan bahwa proyek yang dikerjakan ini akan menyerap ribuan karyawan, dan dapat membantu ekonomi warga sekitar.

“Proyek ini nantinya akan menyerap ribuan karyawan. Kami berharap nantinya akan memperkerjakan 60 persen dari warga lokal, dan 40 persen dari management perusahaan. Dan itupun melihat keahlian dan kualifikasi yang sangat ketat,” ungkap Rama.

(dim)

Facebook Comments Box
3 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →