PASURUAN (faktapasuruan) – Banjir Rob kembali terjadi di wilayah pesisir pantai Pasuruan, akibat dari fenomena alam tingginya air laut yang menggenangi daratan. Banjir Rob sudah beberapa hari terakhir terjadi hingga saat ini.
Beberapa desa dan kelurahan yang ada di wilayah Pasuruan terendam hingga ketinggian air mencapai 20 sentimeter, seperti yang terjadi di Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Aktivitas warga sempat terganggu akibat luapan air laut ke jalan utama yang ada, serta memasuki gang-gang perumahan hingga masuk rumah yang rendah.
“Banjir Rob sudah beberapa hari ini terjadi, seperti hari ini di dekat pelabuhan Pasuruan yang terendam banjir Rob dan menggenangi jalan,” kata Aiptu Laswanto anggota Satpolairud Polres Pasuruan Kota.
Dirinya menambahkan bahwa saat ini ketinggian air laut mencapai 3.0 dan air akan surut pada siang hari mengikuti dengan surutnya air laut yang ada.
“Perkiraan siang ini akan mulai surut sesuai dengan informasi BMKG dengan ketinggian air laut yang ada,” ucapnya.
Dengan kejadian fenomena alam banjir Rob masyarakat pesisir pantai Pasuruan tidak begitu resah, mengingat kejadian sudah sering terjadi dan tidak membahayakan warga.
(bah/dim)
