Gus Ipul Ajak Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Berkomitmen Lepas dari Ketergantungan Bansos

Admin · 17 Jul 2026, 16:37 WIB · 45 dilihat · 3 menit baca
Bagikan:
Gus Ipul Ajak Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Berkomitmen Lepas dari Ketergantungan Bansos
Menteri Sosial, Gus Ipul saat mengunjungi Sekolah Rakyat, Kota Pasuruan

PASURUAN (faktapasuruan) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak para orang tua siswa Sekolah Rakyat untuk berkomitmen menjadi keluarga mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial (bansos). Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat di Kota Pasuruan, Jumat (17/07/2026).

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul memimpin ikrar yang diikuti serentak oleh para orang tua siswa.

“Saya, orang tua Siswa Sekolah Rakyat siap ikut program pemberdayaan sehingga bisa menjadi keluarga mandiri. Keluarga yang tidak bergantung lagi pada bansos,” ucap Gus Ipul yang diikuti seluruh orang tua siswa.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menghadirkan berbagai program pemberdayaan bagi orang tua agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan keluar dari jerat kemiskinan.

Kegiatan Open House diawali dengan berbagai penampilan siswa, mulai dari baris variasi SRMP 28 Pasuruan, tari Onclang Kidang oleh SRT 48 Pasuruan, pidato tiga bahasa, hingga paduan suara.

Setelah itu, Gus Ipul berkeliling meninjau gedung baru Sekolah Rakyat sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolah kepada para calon siswa.

Dalam dialog bersama para siswa, Gus Ipul berbincang dengan Rachmad Albi Fakhri (15), komandan baris variasi.

“Senang di Sekolah Rakyat?” tanya Gus Ipul.

“Senang sekali,” jawab Albi.

“Kenapa senang?”

“Karena banyak teman dan semua baik kepada saya,” ujarnya.

Suasana haru juga mewarnai acara ketika Mai Nur Shafa (12), pembaca puisi, tak mampu menahan air mata di atas panggung. Kepada Gus Ipul, Shafa mengaku menangis karena merindukan kedua orang tuanya yang merantau sejak dirinya duduk di bangku kelas 1 SD.

Shafa yang sejak usia dua tahun diasuh sang nenek itu mengaku bercita-cita menjadi dokter agar kelak dapat membanggakan kedua orang tuanya.

“Saya akan belajar sungguh-sungguh biar bertemu kedua orang tuaku, aku ingin membahagiakan orang tuaku,” ungkap Shafa.

Mendengar kisah tersebut, Gus Ipul memberikan apresiasi atas semangat yang dimiliki Shafa.

“Padahal belum bertemu orang tuanya tapi tetap ingin membahagiakan mereka. Luar biasa Shafa ini,” pujinya.

Pada kesempatan yang sama, Gus Ipul juga memperkenalkan slogan baru bagi para siswa Sekolah Rakyat.

“Kalau saya mengatakan ‘Siswa Sekolah Rakyat’, kalian menjawab ‘Setiap siswa berharga !'” serunya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada anak yang gagal atau bodoh di Sekolah Rakyat karena setiap anak memiliki potensi yang harus dikembangkan.

Gus Ipul juga berdialog dengan Muhammad Dafa Maulana (16), calon siswa yang sempat putus sekolah sejak kelas dua SD. Menurutnya, Sekolah Rakyat hadir bukan sekadar membangun gedung sekolah, tetapi membangun masa depan anak-anak Indonesia agar tidak kehilangan kesempatan belajar karena keterbatasan ekonomi.

“Negara harus memberi kesempatan. Dan negara harus memastikan setiap anak memiliki masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Di akhir kunjungannya, Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pasuruan yang dinilai telah mendukung penuh pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat telah membawa perubahan positif bagi anak-anak yang sebelumnya tidak dapat menikmati pendidikan secara layak.

“Alhamdulillah, sekarang sudah terbangun sekolah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Saat ini sudah bisa kita saksikan perubahan anak-anak yang cukup luar biasa. Sekolah Rakyat memberikan kesempatan bagi anak-anak yang selama ini belum bisa merasakan suasana sekolah,” ujar Adi.

Kegiatan Open House Sekolah Rakyat turut dihadiri anggota Komisi VIII DPR RI Syaiful Nuri, Wakil Wali Kota Pasuruan Mokhamad Nawawi, unsur Forkopimda Kota Pasuruan, pejabat Kementerian Sosial, serta kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat.

(dim)

Facebook Comments Box
45 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →