Onde-onde Pelangi Berimbas Tingginya Nilai Rupiah Pada Keuntungan

Admin · 6 Jun 2026, 13:42 WIB · 74 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Onde-onde Pelangi Berimbas Tingginya Nilai Rupiah Pada Keuntungan
UMKM onde-onde Pelangi

JEMBER – Wisata religi merupakan salah satu tempat para pelaku UMKM untuk mendapatkan keuntungan dalam bisnis yang digeluti, salah satu jajanan khas  Onde-onde Pelangi yang berada di Tanggul, Kabupaten Jember.

Dimana Sumiati telah menekuni bisnis jajanan khas daerah yang sudah dua tahun berjalan, dengan keuntungan sehari-hari membantu kebutuhan keluarga dan biaya sekolah anak-anaknya.

Jajanan khas Tanggul ini berubah onde-onde pelangi yang diciptakan untuk menarik pelanggan maupun peziarah di makam Habib Sholeh.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

“Saya sudah dua tahun berjualan onde-onde pelangi di depan masjid Habib Sholeh Tanggul, karena warna-warni jadi pelangi,” kata Sumiati, Sabtu (06/06/2026).

Untuk harga Sumiati mengikuti pasaran dimana perbiji hanya Rp 2 ribu saja, namun tidak hanya rasa biasa yang ada namun di onde-onde pelangi ada rasa khas susu vanila beda dengan onde-onde biasanya.

“Onde-onde pelangi mempunyai rasa berbeda susu vanilla membuat pembeli tidak bosan,” ucapnya.

Produksi onde-onde pelangi Sumiati mengaku sangat tinggi, untuk hari biasa saja 15 kilogram tepung dibutuhkan sedangkan pada hari minggu dan libur sekolah mencapai 30 kilogram.

Semenjak nilai rupiah melemah sangat terpukul akan omset perharinya tidak lagi semanis onde-onde pelangi, dimana harga tepung mengalami kenaikan dari Rp 200 ribu menjadi Rp 260 ribu per 10 kilogram, sedangkan minyak goreng per 2 kilogram mengalami kenaikan Rp 10 ribu, dari Rp 35 ribu menjadi Rp 45 ribu.

“Saat ini pokonya laku untuk keuntungan turun drastis melihat bahan baku naik semua,” terang Sumiati.

Dirinya hanya berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan pelaku UMKM skala cekil yang sangat tergantung pada harga bahan baku untuk mendapatkan keuntungan sehari-hari.

(bah/dim)

Facebook Comments Box
74 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →