Mayday, Bupati Pasuruan Pastikan Hubungan Industrial di Wilayahnya Tetap Kondusif

Admin · 1 Mei 2026, 15:44 WIB · 7 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Mayday, Bupati Pasuruan Pastikan Hubungan Industrial di Wilayahnya Tetap Kondusif
Bupati Pasuruan H.M Rusdi Sutejo saat mengikuti kegiatan May Day

PASURUAN (faktapasuruan) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menindaklanjuti aspirasi para pekerja dengan mengirimkan poin-poin tuntutan hasil peringatan Hari Buruh ke tingkat nasional.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam menjembatani harapan elemen serikat pekerja kepada pemegang kebijakan di pusat.

Proses penyampaian petisi tersebut dilakukan melalui prosedur kedinasan agar setiap masukan dari buruh lokal mendapatkan perhatian serius secara birokrasi.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Pemerintah daerah berharap adanya sinkronisasi antara kebutuhan para pekerja di lapangan dengan keputusan yang nantinya diambil oleh pemerintah pusat.

“Kita sampaikan masukan dan usulan ini ke pemerintah pusat melalui jalur resmi bersurat, meskipun keputusan akhir ada di tangan pusat,” ujar Bupati Pasuruan H.M Rusdi Sutejo.

Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menjaga jalannya aksi peringatan *May Day* sehingga berlangsung dengan aman dan tertib.

Selain mengawal tuntutan, perhatian pemerintah juga tertuju pada stabilitas hubungan industrial yang terjalin antara pemilik perusahaan dan para karyawan.

Sejauh ini, berbagai dinamika yang terjadi di sektor ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan diklaim masih dapat diselesaikan melalui ruang dialog yang sehat.

“Alhamdulillah masalah hubungan industrial antara pengusaha dan rekan-rekan pekerja bisa diselesaikan dengan baik selama ini,” lanjut Mas Rusdi saat memberikan keterangan.

Pihaknya terus memantau agar komunikasi antara kedua belah pihak tetap berjalan harmonis guna mencegah terjadinya perselisihan yang berkepanjangan.

Terkait tingginya nilai upah minimum di wilayah Pasuruan, pemerintah daerah memposisikan diri sebagai pengawas untuk memastikan kepatuhan pihak industri tetap terjaga.

Pemerintah meyakini bahwa setiap pelaku usaha yang beroperasi di wilayahnya telah memiliki kalkulasi matang dalam menjalankan roda bisnis mereka.

“Mengenai strategi perusahaan agar tidak terjadi gelombang PHK, kami lebih berperan sebagai pengawas karena perusahaan pasti sudah menghitung risiko untung ruginya,” jelas Bupati.

Ia menambahkan bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan kunci utama agar iklim investasi di Pasuruan tetap kompetitif bagi pengusaha namun adil bagi buruh.

Melalui koordinasi yang intensif, diharapkan Kabupaten Pasuruan tetap menjadi tujuan investasi utama di Jawa Timur dengan jaminan kesejahteraan pekerja yang terlindungi.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendengarkan suara buruh sekaligus menjaga keberlangsungan dunia usaha demi kemajuan ekonomi bersama.

(bah/dim)

Facebook Comments Box
7 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →