Setelah Viral, Anggota GM FKPPI Siap Kawal Koperasi Merah Putih

Admin · 9 Apr 2026, 15:09 WIB · 17 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Setelah Viral, Anggota GM FKPPI Siap Kawal Koperasi Merah Putih

PASURUAN (faktapasuruan) – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) menegaskan komitmennya sebagai anak ideologis TNI-Polri untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah, termasuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah kader GM FKPPI mendatangi lokasi proyek KDMP di Kota Pasuruan.

Ketua PD XIII GM FKPPI Agoes Soerjanto menyampaikan, permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul akibat video tersebut, dimana anggota di daerah telah melakukan tindakan diluar prediksi.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Sama sekali tidak ada maksud menghambat pembangunan KDMP,” ujar Ketua PD XIII GM FKPPI Agoes Soerjanto, Kamis (09/04/2026).

Ia menjelaskan, kedatangan kader GM FKPPI ke proyek KDMP bertujuan memastikan pelaksana pembangunan bersikap profesional dan bekerja sesuai spesifikasi teknis.

Langkah itu diambil setelah pihaknya menerima aduan dari masyarakat yang menyebut pembangunan KDMP di Pasuruan diduga tidak sesuai spesifikasi.

“Kalau tidak sesuai spek, kami khawatir akan membahayakan masyarakat pengguna nantinya. Ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar semua pembangunan berjalan semestinya dan  transparan” tegasnya.

GM FKPPI menegaskan dukungannya terhadap program Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Sebagai anak ideologis TNI-Polri, GM FKPPI menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah untuk mengawal program tersebut agar tepat sasaran dan tepat mutu.

“Kami mendukung penuh program pemerintah. Fungsi kami adalah mengawal, bukan menghalangi. Jika ada indikasi penyimpangan, sudah menjadi kewajiban moral kami untuk menyuarakan demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Selaras dengan Agoes Soerjanto, Ketua PC GM FKPPI Pasuruan Ayik Suhaya, S.H., menambahkan pihaknya memang sengaja mendatangi salah satu proyek KDMP di Pasuruan setelah mendapat aduan dari masyarakat.

“Dilokasi kami menemukan pelaksana proyek yang terkesan tidak profesional. Sebagai contoh tehnik pengecoran lantai dilakukan secara manual tanpa memakai mesin molen. Pelaksana proyek berdalih jika menggunakan molen maka pihaknya tidak mendapat untung,” ujarnya.

Pasca kejadian tersebut PC GM FKPPI Pasuruan telah bertemu dengan Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf. Boga Bramiko, M.Han, dan telah disepakati agar memberikan kritik dan saran yang membangun.

Meski demikian pihaknya akan patuh terhadap para pembina yaitu TNI – Polri untuk ikut mengawal dan mensukseskan program pemerintah termasuk KDMP.

(bah/dim)

Facebook Comments Box
17 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →