PASURUAN (faktapasuruan) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pasuruan miliki cara dalam memerangi penyalahgunaan narkoba yang semakin hari semakin tinggi di wilayah hukumnya.
Dengan adanya hal tersebut, BNN Kabupaten Pasuruan menggelar MoU bersama semua pihak dengan tujuan Pasuruan Bersinar (Bebas narkoba), Rabu (03/12/2025).
Kegiatan yang diselenggarakan di kantor BNNK Pasuruan dihadiri dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kementerian Agama, hingga organisasi kemasyarakatan keagamaan.
Dalam sambutannya, Masduki selaku Kepala BNNK Pasuruan menyampaikan, bahwa peredaran narkoba di tanah kelahirannya ini sungguh tidak dapat dipercaya, peningkatan pecandu narkoba naik 100% lebih sejak dirinya menjabat.
“Saya pertama gak percaya kalau Pasuruan merupakan daerah pengguna narkoba, setelah mendapatkan tugas, baru saya mengetahui ternyata pengguna naik terus selama ini,” jelas Masduki.
Dirinya juga menjelaskan peningkatan pengguna yang ditangani BNNK Pasuruan dengan rehabilitasi di tahun 2024 hanya 105 pengguna, saat ini belum sampai di tahun 2025 sudah tercatat sebanyak 215 pecandu yang ditangani.
“Peningkatan pengguna sangat tinggi di wilayah BNNK Pasuruan, ini belum masuk pengedar dan bandarnya yang ditangani kepolisian,” tandasnya.
Maka dengan adanya MoU pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM), BNNK Pasuruan mengajak semua pihak ikut serta dalam menangani peredaran narkoba dan pengguna.
“Dengan bersama-sama kita bisa menyelesaikan permasalahan narkoba dengan pasti, meskipun dengan tantangan yang cukup besar dan resiko yang tinggi dilapangan,” ujarnya.
Di tahun 2026 BNNK Pasuruan akan meningkatkan sosialisasi dan pencegahan di wilayah Pasuruan barat, dimana viral sebuah desa di lereng gunung Penanggungan jadi desa narkoba dan berhasil diunggah Polres Pasuruan di pertengahan tahun 2025.
“Kita akan melakukan pencegahan di desa narkoba, mohon semua pihak ikut berperan demi menyelamatkan generasi muda bangsa agar jauh dari narkoba,” tutupnya.
(bah/dim)







