PASURUAN (faktapasuruan) – Kawasan wisata Bromo di Kabupaten Pasuruan dipastikan menjadi salah satu lokasi utama dalam rangkaian ajang lari bergengsi “Plataran Six Series – Six Series Peace Run” tahun ini.
Inisiatif hasil kolaborasi Plataran Indonesia dan OudPro ini dirancang untuk memperkenalkan potensi wisata olahraga nasional melalui rute lari yang melintasi enam destinasi ikonik tanah air.
Event ini mengusung konsep marathon berskala internasional yang menggabungkan tantangan fisik di lintasan alam dengan pengalaman hospitalitas mewah bagi para pesertanya.
Terpilihnya Bromo sebagai salah satu venue diharapkan mampu menarik minat ribuan pelari, baik domestik maupun mancanegara, untuk menjajal trek unik di pegunungan tersebut.
CEO dan Founder Plataran Indonesia Yozua Makes menjelaskan, bahwa agenda ini merupakan wujud dukungan nyata terhadap pertumbuhan sektor pariwisata berbasis olahraga.
“Plataran Six Series Peace Run merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung perkembangan sport tourism di Indonesia di tengah keadaan geopolitik dunia saat ini,” jelas Yozua.
Rangkaian lari marathon ini akan menyambangi Plataran Bromo pada tanggal 18 Oktober 2026 sebagai seri kelima sebelum babak final di Menjangan. Setiap pelari yang berpartisipasi di lokasi ini akan merasakan sensasi berlari di tengah lanskap alam yang eksotis serta udara pegunungan yang segar.
Keunikan dari ajang ini adalah adanya medali khusus yang dirancang representatif sesuai karakter budaya dan ikon lokal dari masing-masing daerah penyelenggara. Bagi peserta yang berhasil menuntaskan seluruh rute di enam lokasi berbeda, mereka berhak mendapatkan medali pamungkas bertajuk Plataran Six Series Complete Medal.
Yozua menambahkan bahwa pihaknya ingin memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar olahraga, melainkan sebuah perjalanan yang menyentuh aspek pikiran dan kesehatan.
“Kami ingin mengajak para pelari untuk menjelajahi Indonesia sekaligus merasakan pengalaman hospitalitas khas Plataran di setiap destinasi,” imbuhnya terkait visi acara tersebut.
Plataran Bromo sendiri sudah memiliki rekam jejak panjang sebagai lokasi resmi berbagai ajang lari internasional tahunan sejak beberapa tahun terakhir. Dengan target jangkauan hingga 5.000 peserta secara total, seri lari ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi komunitas dan UMKM di sekitar kawasan Bromo.
Informasi pendaftaran bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam seri lari di Jawa Timur ini dapat diakses secara daring melalui situs resmi penyelenggara.
Ajang ini diharapkan menjadi standar baru bagi kegiatan marathon terintegrasi yang menggabungkan olahraga, budaya, dan keberlanjutan alam.
(bah/dim)







