PASURUAN (faktapasuruan) – Pemerintah Kota Pasuruan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan.
Dalam forum tersebut, berbagai usulan pembangunan yang berasal dari Musrenbang kelurahan, pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, serta forum pemangku kepentingan dihimpun untuk diselaraskan dengan arah pembangunan daerah.
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi), menyampaikan bahwa usulan pembangunan tahun 2027 masih didominasi oleh sektor infrastruktur. Total terdapat sebanyak 437 usulan pada bidang infrastruktur. Sedangkan 198 usulan berasal dari bidang pembangunan manusia.
Menurutnya, tingginya usulan bidang infrastruktur berkaitan dengan bagaimana masyarakat menilai keberhasilan pembangunan dari hasil yang dapat dilihat dan dirasakan secara langsung.
“Masyarakat biasanya melihat pembangunan dari apa yang bisa dilihat dan dirasakan wujudnya, seperti jalan dan infrastruktur lainnya selalu menjadi indikator yang paling terlihat,” jelasnya.
Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur di Kota Pasuruan akan tetap menjadi perhatian, termasuk pada tahun 2027 nanti, direncanakan dilakukan penguatan kawasan industri melalui pengembangan Jalur Lingkar Utara (JLU) sebagai salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi daerah.
“JLU sangat diharapkan nantinya yang belum terealisasikan bertahun-tahun, kalau berhasil perekonomian masyarakat akan meningkat,” terangnya.
Lebih lanjut, Mas Adi berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 didukung oleh penganggaran yang kuat. Hal ini berkaca pada kondisi fiskal Kota Pasuruan di tahun 2026 yang terjun bebas, salah satunya imbas berkurangkanya dana tranfer keuangan daerah (TKD) serta DBHCHT.
“Semoga di tahun 2027 bisa disupport oleh anggaran yang memadai, sehingga apa yang menjadi harapan pembangunan bisa terealisasikan” imbuhnya.
Melalui forum Musrenbang ini, Mas Adi berharap banyak masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan yang dapat diselaraskan dengan perencanaan pembangunan daerah.
“Momentum Musrenbang ini menghadirkan berbagai masukan dari berbagai kalangan. Di sinilah kita bisa mensinkronkan perencanaan pembangunan dengan aspirasi masyarakat,” pungkasnya.
(bah/dim)







