Menu

Mode Gelap
Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

Pemerintahan

Bawaslu Kota Pasuruan Launching MOOC Literasi Demokrasi sebagai Inovasi Penguatan Literasi Digital Pengawasan Pemilu

badge-check


					Ketua Bawaslu Vita Suci Rahayu bersama mahasiswa Perbesar

Ketua Bawaslu Vita Suci Rahayu bersama mahasiswa

PASURUAN (faktapasuruan) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan secara resmi melaunching MOOC Literasi Demokrasi sebagai inovasi kelembagaan dalam memperkuat literasi digital masyarakat terkait pengawasan Pemilu.

Kegiatan launching dan sosialisasi ini dilaksanakan di Ruang PPID Bawaslu Kota Pasuruan, Selasa (24/02/2026).

Kegiatan launching dihadiri oleh perwakilan organisasi kemahasiswaan di Kota Pasuruan, di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI Wiranegara (Uniwara), BEM Universitas Merdeka (Unmer), serta organisasi ekstra kampus mahasiswa lainnya.

Program Massive Open Online Course (MOOC) Literasi Demokrasi ini merupakan terobosan edukatif berbasis digital yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pengawasan Pemilu, pencegahan pelanggaran, penanganan sengketa, serta keterbukaan informasi publik melalui PPID dan JDIH Bawaslu.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan menyampaikan bahwa MOOC Literasi Demokrasi ini dirancang sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

Platform ini memuat materi edukatif dalam bentuk video pembelajaran, studi kasus, evaluasi, serta tugas simulasi, termasuk simulasi permohonan informasi publik dan penanganan laporan pelanggaran.

“Digitalisasi pendidikan demokrasi menjadi kebutuhan di era literasi informasi yang sangat cepat. Melalui MOOC ini, kami ingin membangun kesadaran kritis mahasiswa sebagai agen perubahan, agar mampu memahami dan turut serta dalam pengawasan Pemilu secara partisipatif,” ujar Vita.

Kegiatan launching ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan sesi uji coba langsung platform MOOC. Para peserta diberikan kesempatan untuk mencoba fitur-fitur pembelajaran, memahami alur materi, serta berdiskusi mengenai penguatan literasi digital dalam pengawasan Pemilu.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, Bawaslu Kota Pasuruan berharap organisasi kemahasiswaan dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan pengetahuan demokrasi kepada anggotanya masing-masing.

“Ini merupakan cara yang tepat agar mahasiswa bisa menjadi mitra dalam kegiatan pemilu nantinya,” terangnya.

Dengan demikian, penguatan literasi pengawasan tidak berhenti di ruang sosialisasi, tetapi dapat ditularkan secara berjenjang di lingkungan kampus.

Peluncuran MOOC Literasi Demokrasi ini menjadi bukti komitmen Bawaslu Kota Pasuruan dalam menghadirkan inovasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi muda.

(bah/dim)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedang Urus Administrasi, Residivis Curas Dibekuk Polisi

16 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Pemkot Pasuruan–Indomaret, 250 Balita Terima Bansos dan Layanan Kesehatan

16 April 2026 - 14:08 WIB

Stabilkan Harga, Satgas Pangan Polres Pasuruan Gelontorkan 9,6 Ton Minyakita

16 April 2026 - 12:05 WIB

Nihil Calo dan Pungli, Pemohon SIM Satpas Polres Pasuruan Kota Nyaman

16 April 2026 - 08:08 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Warung dan Rumah Warga Gempol Ludes Terbakar

15 April 2026 - 19:34 WIB

Trending di Insiden