Menu

Mode Gelap
Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Mas Rusdi Temui Eks Pedagang Pasar Gondanglegi Bahas Pengembangan Dan Pembangunan Pasar

badge-check


					Bupati Pasuruan saat menemui eks pedagang pasar Gondanglegi Perbesar

Bupati Pasuruan saat menemui eks pedagang pasar Gondanglegi

PASURUAN (faktapasuruan) – Bupati Pasuruan H.M Rusdi Sutejo menemui puluhan pedagang eks pasar tradisional Gondanglegi, Desa Cangkring Malang, Kecamatan Baji, Kabupaten Pasuruan di area pasar untuk membahas kelanjutan status pasar yang ada.

Dalam pertemuan ini para pedagang dan paguyuban menyampaikan banyak hal, terutama dalam pembangunan kembali pasar tradisional Gondanglegi yang sudah 10 tahun terabaikan.

Bahkan status pasar sudah dicopot serta tidak adanya retribusi pedagang untuk pendapatan asli daerah (PAD) yang dikelola oleh pemerintah.

Dudung selaku kepala paguyuban menyampaikan sejak 2016 belum ada pembangunan di pasar tradisional Gondanglegi, meminta Pemda melakukan renovasi agar para pedagang bisa kembali berjualan seperti dahulu.

“Sudah 10 tahun pasar Gondanglegi ditinggalkan Pemda dan pedagang ikhtiar tetap berjualan meskipun dalam keadaan tidak layak,” kata Dudung, Selasa (06/01/2026) siang.

Ditambahkan Nurul, salah satu pedagang ayam potong, dirinya bersama pedagang lain hanya minta kesejahteraan rakyat kecil yang ada di pasar tradisional, dimana nantinya transaksi jual beli tetap berjalan.

“Kalau pasar kembali bersih dan layak untuk jual beli, kemungkinan besar pembeli kembali ramai dan pedagang bisa sejahtera,” ucap Nurul.

Menanggapi keluhan para pedagang Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, akan melakukan koordinasi lintas OPD hingga desa dan perwakilan pedagang, apakah pasar bisa kembali menjadi pusat perekonomian.

“Kita akan melakukan kajian yang mendalam terkait pengembalian eks pasar tradisional Gondanglegi, dimana sudah lama tidak dikelola Pemda,” ujar Mas Rusdi sapaan akrab Bupati Pasuruan.

Mas Rusdi menyampaikan, para pedagang yang ada saat ini diharapkan tetap berjualan seperti biasanya, agar masyarakat tetap bisa memanfaatkan dan menghidupkan pasar tradisional.

“Tetap berjualan dahulu seperti biasanya dan masyarakat tetap bisa belanja, sambil menunggu kajian nantinya dan bisa dilakukan pembangunan,” pungkasnya.

(bah/dim)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedang Urus Administrasi, Residivis Curas Dibekuk Polisi

16 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Pemkot Pasuruan–Indomaret, 250 Balita Terima Bansos dan Layanan Kesehatan

16 April 2026 - 14:08 WIB

Stabilkan Harga, Satgas Pangan Polres Pasuruan Gelontorkan 9,6 Ton Minyakita

16 April 2026 - 12:05 WIB

Nihil Calo dan Pungli, Pemohon SIM Satpas Polres Pasuruan Kota Nyaman

16 April 2026 - 08:08 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Warung dan Rumah Warga Gempol Ludes Terbakar

15 April 2026 - 19:34 WIB

Trending di Insiden