PASURUAN (faktapasuruan) – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di perairan laut Pasuruan, Kelurahan Panggung, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, dengan menggelar perlombaan dayung perahu mini dan dayung perahu besar, Minggu (30/8/2026) siang.
Dalam perlombaan tersebut diikuti belasan tim yang rata-rata merupakan warga sekitar, yang kesehariannya melaut untuk mencari ikan di perairan laut Pasuruan.
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan secara resmi membuka perlombaan dalam memperingati HUT RI ke-81 dan menyampaikan dalam kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menjaga tradisi masyarakat pesisir.
“Ini momentum yang perlu dilestarikan mengingat warga pesisir merupakan nelayan, sehingga perlombaan ini perlu diagendakan setiap tahunnya,” kata Mas Adi sapaan akrabnya.
Mas Adi menambahkan, Kota Pasuruan memiliki warisan alam berupa kawasan laut dan pantai yang harus dijaga bersama agar tetap lestari, bersih, indah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita diwarisi laut dan pantai yang cukup indah. Mari kita bersama-sama menjaga warisan ini agar tetap lestari dan indah, termasuk menjaga kebersihannya,” ujar Mas Adi.
Ia juga menyinggung persoalan sampah yang masih ditemukan di sekitar kawasan pesisir. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
“Keberhasilan bukan hanya tanggungjawab pemerintah, tapi juga seluruh masyarakat yang ada agar keberhasilan menjadi nomor satu,” ucapnya.
Lebih lanjut, Mas Adi menegaskan bahwa lomba dayung tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang, meski setiap peserta tentu memiliki keinginan untuk meraih kemenangan, nilai utama dari kegiatan tersebut adalah membangun kebersamaan, guyub rukun serta melestarikan tradisi yang diwariskan para pendahulu.
“Kalau namanya lomba, semua pasti ingin menang. Tetapi bukan itu satu-satunya tujuan, yang utama adalah kebersamaan, guyub rukun, menjaga tradisi para leluhur dan para pendahulu,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diajak tidak hanya menikmati keindahan laut dan pantai, tetapi juga ikut menjaga lingkungan agar tetap bersih dan lestari.
Lomba Dayung Perahu Mini dan Besar Pasuruan 2026 pun menjadi salah satu warna dalam rangkaian peringatan HUT RI, sekaligus menjadi ajang silaturahmi, hiburan masyarakat dan pelestarian tradisi pesisir di Kota Pasuruan.
(bah/dim)
