PASURUAN (faktapasuruan) – Meninggalnya WNC (43) warga Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan yang merupakan 10 bersaudara dianggap tidak wajar pada saat proses penangkapan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Beji. Hal tersebut menjadi kesedihan yang mendalam bagi keluarga, Selasa (4/8/2026).
Lukman yang merupakan salah satu adik korban mengatakan, korban merupakan salah satu keluarga yang pendiam dan dikenal baik terhadap keluarga dan teman-temannya yang tidak pernah ada perselisihan.
“Kakak saya sangat pendiam dan baik terhadap keluarga, untuk urusan dirinya sendiri tidak pernah cerita,” kata Lukman.
Bahkan korban dikenal pekerja keras untuk kebutuhan ekonomi dengan bekerja sebagai juru parkir di toko modern serta menjaga kios pembayaran payment point online bank yang berada satu lokasi.
“Pekerja keras korban ini, dua pekerjaan langsung ditangani jadi jukir dan jaga kios pembayaran online bank,” jelasnya.
Kesedihan juga dirasakan oleh Nunuk kakak korban yang saat itu mengetahui penangkapan adiknya, dimana saat itu dirinya sedang mencuci telor dibelakang rumah.
“Saat itu petugas datang dan langsung grebek korban yang saat itu didalam kios, bahkan terdengar jeritan minta ampun. Hal ini membuat sedih keluarga,” bebernya.
Hingga saat ini kesedihan mendalam dirasakan oleh seluruh keluarga, dan berharap pihak Kepolisian ada itikad baik dan memeberikan kejelasan atas penangkapan yang dilakukan.
(bah/dim)
