PASURUAN (faktapasuruan) – Pemerintah Kota Pasuruan menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan meriah di Gedung Kesenian Darmoyudo, Kamis (23/7/2026).
Mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, kegiatan tersebut diikuti 530 anak yang mewakili 265 lembaga pendidikan jenjang TK hingga SMP, baik negeri maupun swasta.
Peringatan HAN menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Pasuruan untuk memberikan ruang kepada anak-anak dalam menampilkan bakat, kreativitas, sekaligus mengapresiasi berbagai prestasi yang telah diraih.
Sejak awal kegiatan, para tamu disuguhi beragam penampilan menarik dari anak-anak Kota Pasuruan. Di antaranya atraksi Polisi Cilik dari SD NU Kota Pasuruan, Senam Anugerah, Senam Anak Indonesia Hebat, pencak silat, tari kreasi dari SDLB, fashion show, hingga berbagai pertunjukan seni lainnya.
Antusiasme peserta dan orang tua semakin menambah semarak kegiatan. Selain menjadi ajang unjuk bakat, peringatan HAN juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada anak-anak berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo atau yang akrab disapa Mas Adi, mengatakan anak merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Menurutnya, anak-anak mampu menunjukkan potensi luar biasa ketika diberikan ruang dan kesempatan untuk berkembang.
“Ternyata anak-anak kalau diberikan ruang dan kesempatan, luar biasa sekali kemampuannya. Hari ini kita menyaksikan sendiri berbagai penampilan dan prestasi anak-anak Kota Pasuruan yang sangat membanggakan,” ujarnya.
Mas Adi menegaskan, tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin kompleks. Karena itu, diperlukan peran aktif seluruh pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah untuk memberikan pendampingan yang tepat.
“Mari kita dampingi anak-anak sesuai zamannya. Orang tua dan guru harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar mampu membentuk anak-anak yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepribadian yang kuat menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Menurutnya, perlindungan terhadap anak harus dilakukan dengan menolak segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
“Kita semua harus melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan perundungan. Anak-anak harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, serta penuh kasih sayang agar mampu meraih cita-citanya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Pasuruan juga menyerahkan penghargaan kepada anak-anak berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani meraih prestasi lebih tinggi.
Mas Adi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menyukseskan peringatan HAN 2026, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, para kepala sekolah, guru, orang tua, hingga seluruh peserta.
“Atas nama Pemerintah Kota Pasuruan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Semoga Hari Anak Nasional ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga, mendampingi, dan memberikan ruang bagi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berprestasi,” pungkasnya.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Kota Pasuruan berharap setiap anak dapat memperoleh hak untuk tumbuh, belajar, bermain, berkreasi, dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta mendukung.
Dengan demikian, anak-anak diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, berprestasi, dan siap menyongsong Indonesia Emas.
(bah/dim)
