Ratusan Rumah Terendam Banjir Akibat Intensitas Hujan Masih Tinggi di Pasuruan

Admin · 20 Mei 2026, 09:11 WIB · 29 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Ratusan Rumah Terendam Banjir Akibat Intensitas Hujan Masih Tinggi di Pasuruan
anggota BPBD susuri banjir luapan sungai welang

PASURUAN (faktapasuruan) – Memasuki musim kemarau, namun bencana banjir masih terjadi di wilayah Pasuruan, seperti yang terjadi di daerah aliran sungai welang yang berada di Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan pada Rabu (20/05/2026) pagi ini.

Ratusan rumah warga terendam banjir yang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton dan Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, dimana kedua wilayah tersebut dilintasi aliran sungai welang.

Ketinggian air di jalan desa mencapai 1 meter sehingga segala aktivitas warga terganggu, bahkan untuk keluar rumah menunggu bantuan dari BPBD yang menggunakan perahu karet.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Komarudin, Salah satu warga menyampaikan air datang pada pukul 10 malam hingga pada dini hari air semakin besar dan menggenangi seluruh wilayah sampai saat ini.

“Air dari luapan sungai welang akibat hujan dihulu Purwodadi hingga pada malam air sampai sini dan banjir,” kata Komarudin.

Dirinya menambahkan untuk rumah warga yang sudah ditinggikan aman, namun jalan desa masih terendam menunggu sungai surut.

“Untuk rumah warga rata-rata aman soalnya sudah tinggi, tapi jalan desa harus nunggu air laut surut,” ucapnya.

Berbeda dengan Latifah, yang memanfaatkan bantuan perahu karet BPBD untuk menjenguk orang tuanya, untuk mengantarkan makanan dimana akibat banjir tidak bisa memasak.

“Naik perahu karet untuk mengantarkan makanan, soalnya banjir dan ibu tidak bisa memasak saat ini,” terangnya.

Warga berharap pemerintah untuk tanggap dalam menyikapi permasalahan tahunan yang selama ini menimpa warga, dimana luapan sungai welang yang menyebabkan pemukiman warga terendam agar ada solusi penanganan secara serius.

(bah/dim)

Facebook Comments Box
29 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →