PASURUAN (faktapasuruan) – Perayaan Hari Raya Idul Adha, atau Hari Raya Kurban tinggal 10 hari lagi, momen yang ditunggu para penjual hewan kurban untuk mendapatkan rezeki lebih besar tahunan ini datang.
Seperti yang nampak pada para pedagang sapi di pasar hewan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan ramai menjual hewan kurban khususnya sapi mulai dari anakan hingga dewasa.
Mereka mengaku untuk mendapatkan hewan kurban sapi harus keluar wilayah hingga ke daerah lain, seperti Lumajang, Banyuwangi, hingga Bali. Dimana anakan hingga sapi dewasa cukup banyak didapatkan langsung dari peternak.
“Kemarin untuk dapatkan anakan hingga dewasa harus ke Banyuwangi, disana stok masih cukup banyak dan harga bisa dibawah pasaran,” ucap Masudin salah satu pedagang sapi, Kamis (14/05/2026).
Dirinya menambahkan untuk saat ini harga sapi mulai merangkak naik sekitar satu juta rupiah melihat kondisi sapi yang dijual, bahkan untuk sapi dewasa untuk kurban naik sekitar dua jutaan per ekornya.
“Harga mulai naik mulai dari anakan sudah cukup tinggi dilihat dari jenis dan kondisi tubuhnya, untuk dewasa sekitar Rp 25 – 30 juta saat ini untuk jenis limosin atau simental,” ujarnya.
Berbeda dengan pedagang hewan kurban jenis kambing, saat ini harga kambing yang seharusnya ikut naik malah dilapangan nampak merosot turun.
Karwito mengaku ada penurunan harga sampai Rp 500 ribu per ekor, dimana harga domba yang bisa mencapai Rp 3 juta saat ini hanya dikisaran Rp 2 juta saja.
“Harga kambing anjlok tidak seperti pada tahun sebelumnya, domba dulu bisa Rp 3 juta lebih, saat ini ada yang Rp 1,5 – 2 jutaan saja sudah dapat,” beber Karwito.
Kepala pasar Sukorejo Rohmad mengaku pada penjualan di pasar hewan Sukorejo yang mengalami kenaikan hanya sapi mulai anakan hingga dewasa, dimana permintaan cukup tinggi saat ini sedangkan untuk kambing turun harga meskipun jelang Hari Raya Kurban.
“Harga mulai naik untuk sapi jelang hari raya Kurban, untuk kambing harga malah turun sedangkan seharusnya ikut naik pada musim ini,” tutupnya.
(bah/dim)
