Pemkot Serahkan Bansos Pangan Yatim Piatu dan Disabilitas untuk 622 KPM

Admin · 14 Mar 2026, 11:10 WIB · 20 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Pemkot Serahkan Bansos Pangan Yatim Piatu dan Disabilitas untuk 622 KPM
Wakil walikota M. Nawawi serahkan bantuan pangan

PASURUAN (faktapasuruan) –  Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Sosial kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan, bantuan bagi yatim piatu, serta bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas yang bersumber dari APBD Tahun 2026.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi, kepada 622 keluarga penerima manfaat (KPM) dari empat kecamatan di Kota Pasuruan di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Padang.

Setiap penerima manfaat dari kelompok Desil 1 hingga Desil 4 mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000 yang diperuntukkan untuk periode Januari hingga Maret 2026. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Wakil walikota M. Nawawi mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Pasuruan dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan.

“Ini juga sejalan dengan amanat undang-undang bahwa fakir miskin dipelihara oleh negara, maka Pemerintah Kota Pasuruan menjalankan amanat yang ada,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Nawawi juga berharap bantuan yang diberikan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia bahkan mendoakan agar para penerima bantuan ke depan tidak lagi bergantung pada bansos.

“Saya doakan panjenengan semua bisa semakin sejahtera, sehingga nantinya bisa bergantian dengan warga lain yang saat ini belum mendapatkan bantuan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya kerap turun langsung ke masyarakat dan masih menemukan warga yang seharusnya mendapatkan bantuan namun belum terdata sebagai penerima.

Untuk itu Nawawi menekankan pentingnya proses survei dan kejujuran data yang diberikan masyarakat.

“Kalau ada petugas survei datang, sampaikan data yang sebenarnya, data yang jujur, pemerintah bisa mengambil kebijakan yang tepat dalam memberikan bantuan,” ujarnya.

Kedepan, Pemerintah Kota Pasuruan berharap tingkat kemiskinan terus menurun sehingga alokasi APBD dapat dialihkan untuk program pembangunan lainnya yang juga berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

(bah/dim)

Facebook Comments Box
20 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →