PASURUAN (faktapasuruan) – Musa Alan Nuril (22) merupakan salah satu dari puluhan penghuni UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBI) Provinsi Jawa Timur yang berada di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, yang kini gangguan jiwanya diakui sudah membaik selama dirawat dan tinggal di Rehabilitasi.
Musa mengungkapkan, angklung adalah alat musik tradisional yang sering dia mainkan selama tinggal bersama teman-temannya yang pernah menyandang status eks orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau penyandang disabilitas mental.
Musa adalah pemuda asal Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, bercerita setahun lalu dirinya mengalami halusinasi yang cukup parah hungga telinganya sering mendengar suara-suara aneh.
“Orang-orang itu melihat saya seperti saya bicara sendiri, ya awal-awal saya ini tidak sadar, sehingga saya ladeni dan mengalami gangguan,” ujar Musa.
Bahkan Musa mengaku sempat mendapatkan perawatan di RSJ Lawang, Kabupaten Malang yang dilakukan neneknya melihat dirinya sering bicara sendiri.
“Ya saya sempat dirawat RSJ Lawang pada 2024 tapi tetap saja suara bisikan suara aneh terjadi dan akhirnya di rawat di sini. Alhamdulillah berhasil seperti semula,” terangnya.
Di UPT RSBL, selain belajar angklung, Musa juga belajar membuat kerajinan seperti membatik, membuat keranjang bambu, dan lainnya.
“Selama ini di sini saya membuat kerajinan, belajar angklung, dan apapun agar lebih produktif, sempat suara aneh terjadi namun saya hiraukan,” imbuhnya.
Saat ini di UPT RSBL Pasuruan ada 302 penerima manfaat dengan rincian 141 kategori berat dan 161 kategori ringan, mereka terdiri dari 216 laki-laki dan 86 perempuan.
(bah/dim)
