Kesulitan Air Bersih, BPBD Datangkan Truk Tangki Suplay Kebutuhan Warga Winongan

Admin · 4 Mei 2026, 12:09 WIB · 26 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Kesulitan Air Bersih, BPBD Datangkan Truk Tangki Suplay Kebutuhan Warga Winongan
Warga saat mengantre saat pendistribusian air bersih

PASURUAN (faktapasuruan) – Meski status tanggap darurat kekeringan di Kabupaten Pasuruan belum resmi ditetapkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai melakukan langkah jemput bola dengan mendatangkan satu unit truk tangki air bersih yang dikirimkan ke Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan. Senin (04/05/2026).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menjelaskan, bahwa pengiriman air bersih ini bersifat situasional membantu warga Desa Kedungrejo yang terdampak kesulitan air bersih dari sumber Umbulan.

“Kami menyalurkan air bersih ke Desa Kedungrejo khusus untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga, ini disebabkan adanya kerusakan pada pompa air, sehingga distribusi air ke rumah-rumah terhenti,” ujar Sugeng.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Hingga saat ini, BPBD mencatat wilayah lain yang biasanya menjadi langganan kekeringan belum mendapatkan pengiriman air rutin, dikarenakan intensitas hujan di wilayah Kabupaten Pasuruan masih berlangsung, sehingga status tanggap darurat kekeringan belum diterbitkan.

“Untuk wilayah lain (yang rutin terdampak) belum dimulai pengirimannya, masih memantau perkembangan cuaca karena saat ini hujan pun masih sering turun,” tambahnya.

Kedatangan truk tangki BPBD disambut gembira oleh warga setempat yang sudah beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan memasak dan mandi.

Asyari (48), salah satu warga Desa Kedungrejo, mengaku sangat terbantu dengan bantuan darurat ini, kerusakan pompa sumber air Umbulan di desanya sudah terjadi selama beberapa hari.

“Sangat berterima kasih ada bantuan air ini. Pompa dari sumber Umbulan rusak sudah beberapa hari, jadi warga sempat kebingungan mau ambil air di mana,” ungkap Asyari.

BPBD mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika terjadi kendala distribusi air bersih, baik karena faktor alam maupun kerusakan teknis, agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin.

(bah/dim)

Facebook Comments Box
26 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →