PASURUAN (faktapasuruan) – Setelah Satreskrim Polres Pasuruan mengungkap adanya pengoplosan elpiji di Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan yang banyak merugikan masyarakat pengguna elpiji bersubsidi 3 kilogram, Wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan kunjungan.
Emil sapaan akrab Wakil Gubernur turun langsung ke Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, dengan didampingi PT Pertamina Patra Niaga Malang, Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi) dan melihat secara langsung ketersediaan elpiji bersubsidi di masyarakat.
Emil Elestianto Dardak menyampaikan kepada masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan di masyarakat, maka dianjurkan untuk membawa KTP untuk memastikan warga sekitar yang melakukan pembelian.
“Kita anjurkan pembelian menggunakan KTP agar sesuai sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan elpiji bersubsidi,” kata Emil, Rabu (15/04/2026).
Koordinator Hiswana Migas Dwi Hardono menambahkan, pengawasan terhadap pangkalan hingga agen-agen terus ditingkatkan, agar semua masyarakat menikmati elpiji bersubsidi yang ada.
“Setelah adanya pengungkapan pengoplosan elpiji, maka pengawasan kembali ditingkatkan agar tidak ada kesalahan di tingkat bawah,” ucap Om Han sapaan akrabnya.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan saat ini persediaan elpiji bersubsidi 3 kilogram di wilayah Pasuruan Raya dalam keadaan stabil, setelah sempat tersendat beberapa hari akibat pengiriman.
“Saat ini sudah aman ketersediaan elpiji bersubsidi di masyarakat, pangkalan sudah terpenuhi permintaannya,” pungkas Dwi Hardono.
(bah/dim)







