PASURUAN (faktapasuruan) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil, Usaha Menengah dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) terus menunjukkan komitmen dalam mensejahterakan masyarakat dengan cara kerjasama perdagangan dan pangan.
Seperti yang dilakukan saat ini, pedagang Pasar Bangil yang telah memenuhi syarat kerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Malang, digelontorkan sebanyak 666 karton atau 7.992 liter Minyakita yang siap dijual kepada masyarakat.
Untuk harga telah ditetapkan oleh Bulog Malang sebesar Rp 15.700 perliternya sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), dan pedagang tidak boleh menjual diatas harga yang telah ditentukan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Usaha Menengah dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Taufiqul Ghoni menyampaikan, ini merupakan operasi pasar dalam menstabilkan harga minyak goreng produksi BUMN Minyakita, dimana harga di pasaran tidak stabil, maka pemerintah perlu turun dalam menjamin kesejahteraan masyarakatnya.
“Ini merupakan salah satu operasi pasar dan kerjasama antara pedagang dengan Bulog Malang dalam menstabilkan harga Minyakita dan masyarakat tidak dirugikan dengan permainan tengkulak,” jelas Taufiqul Ghoni, Jumat (23/01/2026).
Ghoni, Sapaan akrab Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan juga menyampaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa hingga hari raya biasanya naik, maka perlu dilakukan operasi pasar dan pengawasan harga agar tetap stabil.
“Kerjasama ini sangat perlu dan untuk membuktikan pemerintah hadir untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil, dan para tengkulak tidak akan bisa lagi berperan dalam penentuan harga,” ungkapnya.
Kebahagiaan ditunjukkan oleh salah satu pedagang sembako Faisol, melalui kerjasama dengan Bulog yang telah disepakati bersama akhirnya mendapatkan Minyakita dengan jumlah yang lumayan besar yakni sebanyak 190 karton.
“Alhamdulillah kerjasama ini semoga terus terjalin dengan jatah kemampuan beli 190 karton, sehingga stok aman hingga bulan puasa nanti,” ucapnya.
Dirinya menambahkan, selama ini untuk mendapatkan Minyakita dari Bulog tidak begitu besar, sisanya dari para tengkulak dengan harga agak tinggi.
“Kemarin beli dari pengepul harganya agak tinggi, sekarang langsung dari Bulog dan kita bisa dapat untung,” tutupnya.
(bah/dim)







