Kemelut Sekolah SMP Islam Yaqin Tutur Dan Al-Muntas Berlanjut Audensi Dengan DPRD Kabupaten Pasuruan

Admin · 27 Nov 2025, 09:11 WIB · 20 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Kemelut Sekolah SMP Islam Yaqin Tutur Dan Al-Muntas Berlanjut Audensi Dengan DPRD Kabupaten Pasuruan
Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan saat melakukan audensi

PASURUAN (faktapasuruan) – Sempat ramai diperbincangkan puluhan siswa SMP Islam Yakin Tutur di alihkan ke SMP Al-Muntas, wali murid mengadukan masalah tersebut ke DPRD Kabupaten Pasuruan.

Rabu (26/11/2025), Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan memfasilitasi dengan memanggil seluruh pihak yang bersangkutan untuk duduk bersama agar jelas titik permasalahan dan menemukan solusi.

Dalam audensi yang berlangsung, perwakilan wali murid yang kecewa dan menganggap adanya kejanggalan dengan pemindahan puluhan siswa tersebut merasa tidak pernah diajak atau dilakukan musyawarah.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Fakta Pasuruan
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Daniar Anisa selaku perwakilan wali murid mengatakan bahwa pemindahan puluhan siswa tidak pernah ada musyawarah terlebih dahulu dengan wali murid.

“Tiba-tiba saja, SMP Islam Yaqin Tutur memindah 31 muridnya ke SMP Al-Muntas. Murid yang dipindah ini adalah murid kelas 8. Mereka dipindah ke SMP Al-Muntas sejak kelas 7,” jelas Anis.

Dalam audensi tersebut, nampak dihadiri oleh beberapa anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, BKPSDM, perwakilan wali murid dan Suwarno selaku Kepala SMP Islam Yaqin Tutur yang didampingi oleh beberapa guru.

Abdul Karim selaku Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa tidak ada yang dirugikan. Nanti kita lakukan voting kepada wali murid antara wali murid yang merasa keberatan dan yang menyetujui.

“Murid SMP Islam Yaqin Tutur tetap belajar di SMP Al-Muntas dikarenakan jarak tempuh siswanya lebih dekat dengan sekolah. Namun, secara administratif mereka tetap terdaftar di Dapodik SMP Islam Yaqin Tutur,” jelas Abdul Karim.

Anis juga merasa kecewa dikarenakan pada saat audensi, H Rozi selaku ketua yayasan yang mengadukan adanya permasalahan tersebut tidak hadir.

“Dengan tidak hadirnya ketua yayasan yang semula mengadu sangat membuat kami kecewa. Ketua yayasan terkesan pengecut dan tidak layak memimpin yayasan,” tandas Anis.

(dim)

Kepala sekolah SMP Islam Yaqin Tutur didampingi guru pengajar
Facebook Comments Box
20 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Fakta Pasuruan

Lihat semua artikel →