Menu

Mode Gelap
Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Rusdi Launching UGD Puskesmas se-Kabupaten

badge-check


					Bupati Pasuruan saat melounching UGD 24 jam di Puskesmas Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan Perbesar

Bupati Pasuruan saat melounching UGD 24 jam di Puskesmas Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan

PASURUAN (faktapasuruan) – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo melaunching Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam se-Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan berlangsung di Puskesmas Pohjentrek bersama Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, Ketua Komisi IV Andri Wahyudi, Ketua PCNU KH Imron Mutamakkin, Sekda Yudha Triwidya Sasongko dan pejabat Pemkab Pasuruan lainnya.

Dalam sambutannya, Mas Rusdi sapaan akrab Bupati Pasuruan menegaskan bahwasanya keberadaan UGD 24 jam di 33 puskesmas se-Kabupaten Pasuruan menandakan semakin majunya layanan kesehatan daerah.

“Dengan ridho Allah SWT, saya resmikan UGD 24 jam  se-Kabupaten Pasuruan,” ucap Mas Rusdi saat melaunching UGD Puskesmas.

Mas Rusdi menyampaikan, jika ada yang membutuhkan pertolongan, masyarakat bisa segera ditangani ketika UGD buka selama 24 jam.

“Contohnya ada kecelakaan yang mengharuskan segera dilarikan ke faskes terdekat, ketika buka 24 jam, pasien bisa segera ditangani, dan ini yang diinginkan masyarakat dari dulu,” tegasnya.

Ia berharap dengan seluruh puskesmas memberlakukan UGD 24 jam, maka cakupan layanan kesehatan masyarakat akan semakin luas, agar kualitas layanan dan SDM di semua puskesmas terus ditingkatkan.

“Semoga setelah dilaunching ini, jumlah pasien di Puskesmas juga makin bertambah. Dan masyarakat pun juga sangat terbantukan. Jaga kualitas layanan dan SDM nya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Mas Rusdi meminta agar seluruh puskesmas berlomba-lomba untuk mensosialisasikan tambahan layanan UGD 24 jam ini secara massive.

“Jangan lupa papanisasi yang besar, medsos gembor-gemborkan, layanan posyandu dan semuanya disampaikan juga supaya pesannya nyampek di masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan, dr Arma Roosalina menjelaskan hadirnya UGD 24 jam merupakan arahan Bupati Rusdi Sutejo dan menjadi bagian dari 33 program prioritas pembangunan daerah Kabupaten Pasuruan.

Fungsi utamanya adalah  sebagai gerbang utama dalam memastikan akses pertolongan medis segera dan tersedia setiap saat.

“Kami sangat berterima kasih karena Pak Bupati Mas Rusdi telah mensupport banyak hal termasuk penyediaan SDM dari OPD lain yang telah memberikan tenaganya untuk difungsikan di 33 puskesmas sebagai driver, tenaga keamanan, dan tenaga kebersihan, itu luar biasa,” jelasnya.

Sedangkan soal sarana prasarana pendukungnya, Arma menyampaikan bahwa persiapannya sudah dimulai sejak awal tahun 2025, salah satunya rehab IGD.

“Sebagai sarana informasi kepada masyarakat bahwa pelayanan UGD telah 24 jam juga menjadi prioritas,” imbuhnya.

Uji coba implementasi berharap dan monev kata Arma juga telah dimulai 1 januari 2025 dengan masih memberdayakan SDM di puskesmas, baik yang sifatnya on call maupun on side.

“Sebab sesuai arahan Bupati bahwa jika 24 jam, maka SDM nya harus on side. Jadi setelah dilaunching, tidak boleh kaget. Insyaallah akan banyak pasiennya,” tutupnya.

(bah/dim)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedang Urus Administrasi, Residivis Curas Dibekuk Polisi

16 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Pemkot Pasuruan–Indomaret, 250 Balita Terima Bansos dan Layanan Kesehatan

16 April 2026 - 14:08 WIB

Stabilkan Harga, Satgas Pangan Polres Pasuruan Gelontorkan 9,6 Ton Minyakita

16 April 2026 - 12:05 WIB

Nihil Calo dan Pungli, Pemohon SIM Satpas Polres Pasuruan Kota Nyaman

16 April 2026 - 08:08 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Warung dan Rumah Warga Gempol Ludes Terbakar

15 April 2026 - 19:34 WIB

Trending di Insiden