PASURUAN (faktapasuruan) – Penemuan mayat di area hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di bukit Keciri, yang berada di Dusun Wonokoyo, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan oleh petugas TNBTS saat melakukan patroli.
Setelah melaporkan ke pihak desa dan petugas Kepolisian adanya penemuan jenazah yang sudah membusuk hingga terlihat tulang belulangnya tersebut, akhirnya korban berhasil dievakuasi dan diketahui identitasnya.
Korban diketahui bernama Kushadi (38), warga Dusun Ledok Kepor, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur yang pergi dari rumahnya sekitar 40 hari lalu.
“Korban keluar rumah sekitar 40 hari lalu dan tidak ada kabar keberadaannya, kemarin ditemukan seseorang dalam kondisi sudah meninggal dunia dan dalam kondisi tulang belulang, namun dapat diketahui dari pakaian yang dipakai,” kata Hendra, Camat Tutur.
Lebih lanjut korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan, pasalnya pihak keluarga tidak mau dilakukan otopsi dan dari keterangan petugas kesehatan tidak terlihat adanya bekas kekerasan.
“Jenazah korban langsung di bawa ke rumah duka setelah disepakati tidak dilakukan otopsi, dan kelurga menerima akan kejadian tersebut,” terangnya.
Dari informasi keluarga yang didapat, korban ada permasalahan pribadi yang sulit diselesaikan sehingga korban keluar rumah tanpa pamit.
“Ada masalah keluarga yang membuat korban keluar rumah, hingga kemarin ditemukan sudah meninggal di hutan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dari keterangan keluarga, korban mengalami depresi masalah ekonomi, dan dulu sempat mencoba untuk bunuh diri, namun gagal.
(bah/dim)

Proses evakuasi jenazah korban untuk segera dimakamkan oleh pihak keluarga







