PASURUAN (faktapasuruan) – Peribahasa senjata makan tuan terbukti dan terjadi kali ini. Seorang pencari ikan asal Kabupaten Probolinggo tewas di sungai Desa Karangkliwon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Korban yang diketahui bernama Asan (49) tersebut langsung meninggal dunia saat sedang mencari ikan dengan alat setrum yang dibawanya.
Kejadian berawal saat Asan bersama rekannya masuk ke sungai untuk mencari ikan, diperkirakan alat setrum ikan yang dipakai korban mengalami trobel saat di pakai.
Korban yang mencoba memperbaiki alatnya saat berada didalam sungai bernasib naas. Setrum mengalir ke tubuhnya dan membuat pingsan hingga tenggelam, dan rekannya mencari pertolongan kepada warga sekitar lokasi kejadian.
“Tadi alatnya trobel dan mencoba diperbaiki mala kesetrum dan pingsan. Saya tidak berani mendekat dan meminta bantuan warga untuk evakuasi,” ucap Udin teman korban, Selasa (02/12/2025).
Proses evakuasi korban berlangsung dramatis dengan melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, bersama warga setempat berupaya menarik tubuh korban dari sungai ke daratan.
Setelah berhasil diangkat, jenazah Asan (korban) segera dibawa ke RSUD Grati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Desa Karangkliwon Hadi Sumantono membenarkan adanya insiden tersebut yang murni di akibatkan kerena kecelakaan dan kurangnya persiapan yang membuat alat pencari ikannya trobel.
“Awalnya mereka mencari ikan menggunakan listrik. Tapi kemudian setrumnya bermasalah dan korban tersetrum sendiri,” ujar Hadi Sumantono.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Sumbersari, Desa Sumberkledung Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Dan jenazah saat ini masih berada di RSUD Grati.
(bah/dim)







