PASURUAN (faktapasuruan.com) – Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhammad Misbakhun, menggelar konsolidasi Partai Golkar sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kafe dan Resto Valencia, Kota Pasuruan, Selasa (13/10/2026) malam, dan dihadiri ratusan pengurus serta kader Partai Golkar.
Konsolidasi ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal partai sekaligus menyatukan langkah dalam menghadapi Pemilu 2029. Golkar Kota Pasuruan didorong untuk mempertahankan capaian politik yang telah diraih serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua DPD Partai Golkar Kota Pasuruan, Muhammad Toyib, yang menyampaikan berbagai program dan kegiatan organisasi yang selama ini dijalankan di tingkat daerah.
Toyib menjelaskan, DPD Partai Golkar Kota Pasuruan terus membangun komunikasi dengan para kader dan masyarakat melalui kegiatan rutin serta kunjungan langsung ke wilayah-wilayah.
“Selama ini sudah terjalin komunikasi di antara kader yang digelar dengan keliling kader di wilayah, serta dalam bentuk kegiatan rutin,” kata Toyib.
Selain memperkuat komunikasi internal, Golkar Kota Pasuruan juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Pasuruan untuk mendukung dan menyukseskan berbagai program pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Mukhammad Misbakhun menekankan pentingnya menjaga marwah dan martabat partai, terlebih setelah Golkar meraih kemenangan dalam Pemilu 2024. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi modal untuk memperkuat organisasi, bukan alasan untuk berpuas diri.
“Partai Golkar harus kuat dalam menjaga martabat di masyarakat. Selama ini Golkar selalu ada saat dibutuhkan, maka konsolidasi harus terjalin demi pesan pimpinan dan menjadi nomor satu di Kota Pasuruan,” terang Misbakhun.
Ia mengingatkan, soliditas seluruh pengurus dan kader menjadi faktor penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat. Tanpa konsolidasi yang kuat, peluang politik yang ada dapat dimanfaatkan oleh partai lain.
“Jangan lengah atas kemenangan kemarin. Saat membawa nama partai harus solid, kalau tidak peluang bisa diambil oleh partai lainnya,” jelasnya.
Misbakhun juga meminta agar komunikasi antarkader terus diperkuat, mulai dari tingkat pengurus hingga akar rumput. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan program partai sekaligus memperluas dukungan masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ia menegaskan, Golkar Kota Pasuruan memiliki tantangan besar untuk mempertahankan posisi politiknya. Terlebih, partai tersebut saat ini memiliki kader yang menduduki jabatan Wali Kota Pasuruan dan Ketua DPRD Kota Pasuruan.
“Saat ini kita sudah punya wali kota dan Ketua DPRD, maka pertahankan jangan sampai diambil partai lain. Ini menjadi tantangan berat untuk mempertahankan,” pungkasnya.
Melalui konsolidasi tersebut, Golkar Kota Pasuruan diharapkan semakin solid dalam menjalankan program partai, menjaga hubungan dengan masyarakat, serta mempersiapkan strategi politik untuk menghadapi kontestasi Pemilu 2029.
(bah/dim)
