PASURUAN (faktapasuruan) – Momen Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November setiap tahunnya, nampak menggugah antusias masyarakat yang sangat baik, salah satunya dari komunitas Suropati Vespa Team (SVT).
Salah satu kegiatan yang sangat positif tersebut nampak berlangsung dan digelar bersama dengan komunitas SVT, beberapa anggota DPRD, hingga Bupati Pasuruan H.M Rusdi Sutejo.
Tak ketinggalan, Mas Rusdi sapaan akrab Bupati Pasuruan nampak membonceng istri dengan mengunakan motor Vespa dan turut menyusuri jalan hingga sejauh puluhan kilometer.
Sa’ad Muafi, selaku anggota DPRD Kabupaten Pasuruan yang sekaligus sebagai penggagas kegiatan mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mengenak jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita dan agar seluruh komunitas bisa bersatu.
“Kami memperingati hari pahlawan dan mengenang jasa pahlawan yang telah gugur mendahului kota. Tentu kita juga ingin seluruh komunitas se Pasuruan bisa bersatu dan melakukan hal-hal positif dalam memperingati hari pahlawan ini,” terang Sa’ad Muafi.

Sa’ad Muafi saat mengikuti riding kebangsaan bersama ratusan scootermania
Dari titik awal, nampak seluruh peserta berkumpul di Alun-alun Bangil, selanjutnya ratusan peserta riding bersama menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) untuk prosesi tabur bunga, yang berada di Jl. Dr. Soetomo, Pesanggrahan, Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Usai tabur bunga, ratusan peserta langsung tancap gas menuju arah Pandaan, hingga berhenti dilokasi tujuan yakni di wisata sumber air panas Wong Kepulungan, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Dilokasi tersebut, Mas Rusdi yang didampingi oleh sang istri nampak memberikan santunan kepada anak yatim, hingga bagi-bagi doorprize bagi peserta yang beruntung.
“Kegiatan yang dilaksanakan bersama scootermania ini sangat positif. Kita harus kompak dalam membangun bangsa, khususnya Kabupaten Pasuruan,” ujar Bupati Pasuruan H.M Rusdi Sutejo.
Antusias yang sangat baik ini juga nampak dari kebanyakan peserta riding yang turut mengajak anak istrinya. Bahkan beberapa peserta juga mengenakan pakaian adat hingga berpakaian pejuang jaman dulu, menjadikan momen riding kebangsaan ini terasa sangat berkesan.
(dim)

Bupati Pasuruan saat membonceng sang istri saat mengikuti riding kebangsaan







